Rabu, 04 Januari 2017

5 Keuntungan Investasi Tanah

Mana yang lebih penting? Tabungan atau investasi? 

gambar dari akadusyifa.com
Para ahli keuangan akan menjawab bahwa keduanya sama pentingnya. Tabungan penting sebagai dana pasif yang bisa digunakan sewaktu waktu. Sedangkan investasi adalah harta aktif yang bisa menambah penghasilan. Namun melihat pada skala prioritasnya, tabungan harus didahulukan. Karena tabungan meskipun nilainya tak mungkin bertambah (bahkan cenderung turun akibat inflasi) bisa dicairkan kapanpun dibutuhkan. Sedangkan investasi tidak segampang itu penarikannya. Belum lagi adanya beberapa resiko yang mungkin terjadi dalam investasi.


Akan tetapi jika anda sudah memiliki tabungan dan dana darurat.  Anda harus mempertimbangkan untuk melakukan investasi. Saat ini ada banyak sekali pilihan investasi yang bisa anda coba, seperti properti, giro, reksadana, emas atau mendirikan usaha. Semuanya punya kelebihan masing-masing. Bila dana yang anda miliki cukup besar namun belum memiliki cukup waktu, investasi tanah adalah investasi yang sangat pas untuk anda.Apalagi dengan perkembangan gteknologi saat ini, anda tidak perlu kesulitan lagi mencari tanah di jual. Sekarang sudah banyak website yang bisa menjadi acuan anda untuk memilih tanah dijual pada lokasi yang anda inginkan. Misalnya yang sangat terpercaya seperti www.jualsewatanah.com. Dengan database yang selalu update pada situs ini, anda tidak memerlukan makelar lagi.

Nah, berikut kelebihan investasi tanah dibandingkan dengan investasi lainnya :

1. Potensi keuntungan sangat tinggi.

Dibandingkan dengan investasi pada saham, emas atau jenis properti lainnya, investasi tanah adalah yang paling berpotensi mendatangkan keuntungan. Seperti diketahui luas tanah tidak akan bertambah, karena itu harga tanah sudah pasti naik setiap tahunnya. Bahkan meskipun lokasi tanah anda tidak cukup strategis. 

2. Selama menunggu harga yang cocok, tanah tetap bisa dimanfaatkan.

Menjual tanah kembali kadang memang agak sulit, terutama mengurus surat-suratnya. Tapi selama masa penantian itu anda bisa memanfaatkan tanah yang anda miliki untuk kepentingan lain. Misalnya bercocok tanam, membuka lapangan olahraga aatau sebagainya.

3. Tidak perlu meluangkan banyak waktu

Anda tidak harus menghabiskan waktu anda untuk memantau perkembangan saham setiap harinya. Karena siklus harga tanah tidak naik turun seperti itu. Dengan begitu anda bisa tetap fokus pada pekerjaan anda.

4. Anda juga bisa membeli tanah secara kredit

Bagi yang belum cukup dana, tapi menemukan tanah dijual yang cocok untuk investasi bisa mengajukan kredit. Saat ini bahkan ada lembaga keuangan yang menetapkan cicilan untuk investasi tanah mulai dari Rp. 15.000,- per hari.

5. Bisa dikelola atau dikembangkan sendiri

Jika tidak berniat menjualnya, anda tetap bisa mendapatkan keuntungan aktif dari tanah anda. Tinggal dikembangkan menjadi properti lainnya. Misalnya rumah kost, ruko atau kios yang bisa anda sewakan. Tergantung bagaimana kejelian anda. 

Bagaimana? Tertarik? Yang pasti kelima keuntungan tadi tidak akan anda dapatkan jika berinvestasi pada bidang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo, tinggalkan jejak... :)