Senin, 31 Oktober 2016

Gali Lobang Tutup Lobang : Apakah KTA benar-benar solusi untuk menutupi hutang lainnya?



Kalauu sudah menyangkut hutang, anda harus berpikir lebih banyak dari biasanya. Ada sisi positif dan negatifnya. Positifnya, anda jadi lebih giat berusaha untuk melunasi hutang hutang itu. Dan negatifnya adalah ketika anda tak punya cukup kuasa untuk melunasi hutang tersebut. Yang ada anda malah menjadi stress dan mengurangi produktivitas anda. Tapi di zaman sekarang, sepertinya hutang sudah menjadi sebuah kebutuhan. Tinggal bagaimana kita mengaturnya. Terlebih dengan banyaknya pilihan kredit yang ditwarkan perbankan.
Hanya saja sebagian kredit yang ditawarkan perbankan memiliki suku bunga yang cukup tinggi. Sementara yang namanya pinjaman selalu punya limit waktu untuk menyelesaikan cicilannya. Sialnya kita bisa sampai pada keadaan tidak sanggup membayarnya “tepat waktu”. Lantas apakah solusi yang kita punya? Apa perlu membuat hutang lain untuk melunasi kredit sebelumnya? Tentu saja tabiat “gali lobang tutup lobang” ini bukanlah solusi terbaik. Idealnya, seseorang harus melikuidas kreditnya melalui aset yang ia punya terlebih dahulu . Tapi jika benar-benar kepepet mengajukan pi njaman baru bisa jadi solusi yang diperlukan. Untuk mendapatkan dana dalam waktu dekat, kita bisa mengajukan KTA. Tapi tentu saja KTA bukanlah pilihan kredit pertama. Karena meskipun proses pengajuannya lebih gampang (tanpa memerlukan agunan), suku bunga yang ditawarkan cukup tinggi.


Berikut beberapa contoh kasus yang bisa terjadi :
Tagihan kartu kredit yang tinggi
Dewasa ini, kartu kredit sudah seperti uang kedua yang umum digunakan masyarakat urban. Banyak Bank berlomba lomba memberikan benefit yang menjanjikan bagi pengguna kartu kredit mereka. Tapi tetap saja tak ada yang berani mematok bunga dibawah  3 %. Sejumlah bank bahkan “tega memasok bunga sampai 4,75 % perbulan untuk retail. Jika anda punya kebiasaan menggunakan sampai batas maksimum, sementara anda hanya membayar cicilan minimum tiap bulannya. Bisa dipastikan hutang anda dalam kartu kredit akan membengkak. Bahkan bunganya bisa menyamai nilai saldo bahkan dua kali lipatnya. Supaya terlepas dari jerat ini anda harus segera menyelesaikan pinjaman di kartu kredit ini. Tapi jangan langsung apply KTA untuk mengatasinya.. Berikut langkah langkah yang bisa anda ambil :
Transfer saldo, beberapa Bank punya kebijakan untuk menggratiskan biaya transfer saldo dari kartu kredit ke rekening anda selama setahun. Sebagian yang lain menetapkan bunga yang sangat rendah untuk tahun pertama, hanya sekitar 1 % saja. Anda bisa menggunakn uang dari transferan itu untuk membyar cicilan hutang kartu kredit anda. Lebih menguntungkan karena selisih bunganya cukup besar. Tapi harus diperhatikan, bahwa promo ii biasanya hanya berlaku pada satu tahun pertama. Jadi pastikan hutang kartu kredit anda bisa lunas dalam waktu satu tahun jika ingin memakai cara ini.
Top Up KPR. Jika anda masih punya tagihan KPR yang harus anda bayar tiap bulan. Dan anda punya sejarah bagus dalam pembayaran cicilan KPR anda. Anda bisa mengajukan Top Up kredit property anda ke Bank. Seperti diketahui nilai property selalu meningkat tiap tahunnya. Jadi anda bisa meminta peningkatan pinjaman dengan jaminan rumah anda yang masih dalam pelunasan. Perlu diketahui untuk mengajukan Top Up, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Seperti lokasi rumah serta riwayat kredit anda. Selain itu suku bunganya juga mengikuti perkembangan (sama seperti nilai rumah anda). Meskipun demikian, ini adalah salah satu jalan untuk menutup hutang kartu kredit anda dengan bunga rendah, selain KTA tentunya.

(Baca juga : Mengambil KPR Saat Bujangan, Mengapa Tidak? )

Pinjaman keamanan. Jika anda punya asset fisik seperti tanah dan logam mulia. Anda bisa engajukan pinjaman untuk keamanan asset anda. Di beberapa negara, perbankan sudah memiliki fasilitas ini. Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan bunga yang jauh lebih kecil dari KTA.
Jika tiga solusi diatas tidak bisa anda lakukan. Maka terpaksa KTA adalah satu satunya jalan yang anda miliki. Tapi tetap anda harus melakukan riset yang serius. Carilah KTA dengan suku bunga yang lebih kecil dari bunga kartu kredit anda.
Terlalu banyak rekening kredit
Dalam kasus ini anda memiliki banyak rekening kredit. Pinjaman pendidikan, KPR, kredit mobil dan lain-lain. Sebagian orang tertarik untuk melakukan konsolidasi terhadap semua tagihannya kedalam satu rekening. Konsolidasi adalah penggabungan beberapa pinjaman ke satu pinjaman yang lebih besar. Kemungkinan besar anda bisa mendapatkan suku bunga yang lebih rendah jika membayar di tiap tiap rekening. Sebagian Bank akan menyarankan kredit properti untuk konsolidasi utang. Jika aplikasi anda tidak dterima barulah KTA menjadi solusi yang anda butuhkan. Tapi pastikan, suku bunga KTA yang anda ajukan lebih rendah dari rata-rata suku bunga tiap kredit anda.
KTA atau pinjaman pribadi lainnya mungkin terdengar seperti solusi yang sangat menjanjikan bagi masalah finansial anda. Namun perlu anda ketahui juga KTA memiliki beberapa kelemahan. Seperti suku bunga yang tinggi, tenor yang singkat dan sebagainya. KTA mungkin cocok sebagai solusi terakhir saat keadaan darurat. Tapi anda tetap harus bijaksana dengan memilih tawaran yang paling menguntungkan. Jangan segan segan untuk meminta brosur atau meminta penjelasan dari AO tiap tiap Bank. Semoga membantu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo, tinggalkan jejak... :)