Rabu, 22 Desember 2010

Pengaruh Mitos Selama Kehamilan Terhadap Bayi Anda

Selama ini ibu-ibu muda yang sedang hamil ditakutkan oleh mitos-mitos yang beredar, khususnya di Indonesia. Ketakutan ini disebabkan karena mitos-mitos tersebut kadang ada benarnya. Makanya, seorang wanita modern pun (walau tidak mengakui) mematuhi pantangan/pamali tersebut.
Mitos tersebut banyak sekali, misalnya:
  1. Ibu yang sedang hamil ataupun suaminya dilarang membunuh hewan melata. Karena nanti anaknya bisa lumpuh
  2. Ibu hamil dan suaminya tidak boleh membenci orang, karena nanti anaknya akan seperti orang tersebut
  3. Bila "ngidam" sang calon ibu tidak dipenuhi, anaknya akan "ileran"
  4. dan masih banyak contoh konyol-konyol lainnya
Yang menghawatirkan karena ternyata secar "kebetulan" mitos ini terjadi. Seperti saya tulis di awal para calon ibu pun dihantui oleh ketakutan-ketakutan tersebut. Kenapa?
Ternyata, hal ini lebih disebabkan oleh sugesti dan kondisi psikologis si ibu. Secara sederhana kerjanya begini: wanita yang sedang hamil mental dan psikologisnya sangat labil, sehingga ketika masuk input (mitos-mitos tadi), ia akan langsung menerimanya, ia mempercayainya, ia yakin kebenarannya. Lalu ketika ia mlakukan pantangan tersebut timbul kehawatiran yang sangat besar akan akibat dari melnggar pantangan tersebut. Sehingga emosinya jadi kacau dan kondisi psikologisnya bermasalah. Karena si bayi masih sangat erat hubungannya dengan sang ibu maka akan berpengaruh pula terhadap kondisi bayi. Bayi berhubungan langsung dengan ibu melalui plasenta. Akibatnya, secara "kebetulan" lagi mitos itu berlaku. (mirip cara kerja sihir0
Karena itu bila anda sangat menyayangi bayi anda anda tidak perlu cemas akan mitos-mitos tersebut. Sebab hal itu justru akan "merusak" buah hati anda kelak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo, tinggalkan jejak... :)