Sabtu, 10 Juli 2010

...dan siapa yang main api akan terbakar (just a tough)

Percaya atau tidak, ketika akan melakukan suatu tindakan yang "berbahaya" dan bertentangan dengan nilai-nilai atau superego. Maka alam bawah sadar kita akan mengirimkan peringatan-peringatan berupa kegelisahan dan kecemasan. Konflik batin ini akan terjadi sampai ada pemenangnya, nafsu (id) atau norna-norma (superego). Yang nantinya logika (ego) akan menentukan dan takluk pada pemenangnya.
Jadi, ketika selebritis kita yang sedang ditimpa masalah itu memulai skandal mereka, sebenarnya sudah terjadi konflik dalam diri mereka pribadi.Ktika akhirnya logika mereka kalah dan tak berdaya maka perbuatan itu akhirnya terjadi. Namun, konflik tersebut tidak berhenti sampai disini, sebagai orang yang memiliki niulai-nilai ketimuran mereka akan terus dihantui nilai-nilai itu hingga membuat mereka tidak tenang. Walaupun hal itu tidak terlihat secara eksplisit namun sesungguhnya konflik alam bawah sadar mereka belum selesai.
Bila kita hubungkan dengan apa yang terjadi pada Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. Dapat diperkirakan bahwa ketika peristiwa itu terjadi, sebenarnya alam bawah sadar mereka telah memberi peringatan. Sampai ketika video tersebut sampai ke publik, timbullah penyesalan. Namun, mungkin sudah terlambat. Karena siapa yang main api pada bila tidak hati-hati akan terbakar juga. Akan tetapi patut diacungi jempol kebesaran jiwa mereka untuk meminta maaf kepada publik. Untuk pertama kalinya selebritis di Indonesia melakukan hal tersebut.
Meski demikian, mereka tetap harus menaggung akibat dari perbuatan mereka tersebut. Kalau boleh saya bilang, tanpa proses hukum pun, ganjaran yang sudah mereka sudah sangat berat. Berupa konflik dalam diri mereka sendiri (penyesalan) dan "hukum" dari masayarakat.
Semoga hal ini dapat menjadi pelajaran, bukan cuma untuk para selebritis tapi kita semua. Sebagai seorang islam kita sudah punya pegangan kuat sebenarnya, tinggal bagaimana kita memelihara pegangan (iman)  itu supaya menjadi kuat atau tidak berdaya sama sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo, tinggalkan jejak... :)