Jumat, 06 November 2009

...yang hilang ketika dewasa

Ketika kita beranjak dewasa, pikiran kita serta merta berubah. Kita jadi lebih rasional dan berpikir operasional formal (menurut piaget ). Namun selain mengalami pengetahuan-pengetahuan baru. Ternyata juga ada tingkahlaku positif yang ikut hilang. Prilaku positif masa kanak-kanak yang ikut hilang ketika kita dewasa antara lain :
  1. Polos.Ketika kita beranjak dewasa, kita mulai berpikir masalah untung rugi dan sebagainya. Sehingga segala tingkah laku kita (biasanya) bermotivasi untuk mendapat keuntungan.
  2. Rasa ingin tahu yang tinggi. Pada anak-anak, rasa ingin tahu akan hal-hal baru begitu kuat. Seringkan mendengar adek-adek dirumah bertanya banyak hal. Pada masa dewasa, keingintahuan perlahan berkurang.
  3. spontanitas. Pada masa dewasa, karena kemampuan berpikir sudah berkembang sempurna. Maka segala sesuatunya dikerjakan dengan pemikiran yang sangat masak. Berbeda dengan ketika masih kanak-kanak yang cenderung spontan.
  4. kejujuran. Anak-anak cenderung berprilaku jujur. Pada saat dewasa, kita mulai melakukan kebohongan-kebohongan. Prilaku jujur bisa bertahan sampai dewasa kalau kita memiliki konsep diri yang baik.
  5. keceriaan. Anak-anak selalu bersikap ceria. Pikiran kanak-kanaknya membuat ia melihat sesuatu dari sudut pandangnya sendiri. Tentu saja hal ini tidak berlaku pada anak-anak yang mengalami kejadian luar biasa. Ketika dewasa, kita dihadapkan pada banyak masalah dalam menjalani kehidupan ini. Dan kita melihatnya dari sudut pandang orang dewasa.

4 komentar:

  1. wah, tapi aku masih tetep memelihara kelima sikap positif itu loohh ... hehehe
    terutama keceriaan, itu perlu dipertahankan, saat suatu masalah terjadi hadapi selayaknya orang dewasa, tetapi setelah berakhir, flashback untuk mendapatkan hikmahnya, salah satunya dengan melihat sisi 'jenaka'nya ... kalo diinget2 ternyata kejadian itu ada bagian lucunya juga yaa ... hehehe ... ^_^

    BalasHapus
  2. haha ^_^, mbak hebat banget nih. Perlu berguru nih (heheh:ketahuan)

    BalasHapus
  3. wahhh, kalo buat aku sech,
    rasa ingin tahu itu juga kan harus ditempatkan pada tempatnya.
    lah, kalau dengar gosip trus rasa ignin tahunya tinggi tentang itu gimana

    BalasHapus
  4. berarti tidak terletak pada tempatnya

    BalasHapus

Ayo, tinggalkan jejak... :)