Selasa, 03 November 2009

Tragedi SMS gratis

Ketika kemarin gempa mengguncang Padang dan sekitarnya. Berbagai bentuk solidaritas dikeluarkan. Termasuk yang dilakukan sama pentedia layanan seluler. Beberapa penyedia layanan telekomunikasi seluler ini memberikan layanan sms gratis kepada nomor-nomor di Sumatra Barat. Tujuannya untuk memudahkan berkomunikasi dengan saudara-saudara di Padang.
Tapi memang sudah sifatnya manusia, pasti ada saja yang dilakukan. Termasuk menghadapi sms gratis ini. Mentang-mentang gratis dipakai untuk mengirimkan sms-sms aneh ke teman-teman. Ada yang berupa anekdot, lucu-lucuan sampe sms news yang isinya ancaman. Kalo gak di forward bakal sial (saya paling gak respek sama yang beginian).
Namun, saya tergoda juga untuk ikut "berpartisipasi" menyebarkan sms guyonan itu. Walaupun sebagiannya kasar dan kurang ajar. Yang penting seru (masya Allah, saya baru nyadar sekarang kalau ternyata sudah bergembira diatas penderitaan orang lain waktu itu).
Berikutnya saya kena batunya, karena asyik-asyiknya forward. Ternyata terkirim ke orang yang sangat tidak sopan bila saya kirimkan padanya. Sms tersebut terkirim ke nomor paman saya. Padahal isinya sangat tidak sopan, dan saya mendapat ultimatum.
Dari hal ini saya mendapat pelajaran dan sangat menyesal. Saya berpikir bagaimana perasaan saudara-saudara saya sebangsa yang kena musibah jika tahu saya justru masih tertawa ketika mereka menangis. Bukannya karena tidak berempati, tapi karena tergoda sms gratis.
Mudah-mudahan mereka memaafkan saya juga teman-teman yang lain.

2 komentar:

Ayo, tinggalkan jejak... :)