Sabtu, 31 Oktober 2009

Kisah Nur Muhammad dan Nur Abu Lahab

Cerita berikut memang cuman salah satu dongeng yang sering diceritain almarhumah nenek. Tapi mugkin bisa ditarik hikmahnya.
Menurut nenek, di hati setiap manusia terdapat dua nur (cahaya) yang senantia membisiki kita untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Adalah nur Muhammad yang selalu membisikkan untuk melekukan hal-hal baik dan melarang melakukan hal-hal yang tidak baik. Sebaliknya nur Abu Lahab membisiki untuk melakukan hal-hal yang menuruti nafsu semata dan melarang apa yang dibisiki Nur Muhammad.
Dalam menjalankan tugas tersebut, ada kalanya mereka saling "berbagi". Ketika seorang yang hatinya benar-benar baik maka Nur Abu Lahab selalu diabaikan dan tidak didengar. Karena itu, Nur Abu Lahab memohon kepada Nur Muhammad untuk memenangkannya sekalI dan Nur Muhammad mengabulkannya. Aklibatnya orang itu melakukan suatu kekhilafan.
Sebaliknya ketika Nur Muhammad selalu kalah, ia pun akan memohon kepada Nur Abu Lahab. Akibatnya, orang yang terkenal jahat melakukan suatu kebaikan.
Cerita ini selalu disampaikan nenek ketika masih kecil. Menurut nenek tidak ada orang yang benar-benar jahat. Ketika ada yang berbuat jahat, itu pasti karena Nur Muhammad kasihan kepada Nur Abu Lahab. Oleh sebab itu nenek tidak pernah memberi cap "jahat" kepada orang yang bahkan telah menzalimi beliau.

6 komentar:

  1. berarti dulu sering mendengar cerita ini jga ya mas?

    BalasHapus
  2. kalau nur muhammad saya sering dengar. tapi kalau nur abu lahab, saya baru baca di sini (telat sekali ya)...

    BalasHapus
  3. yah, itu mah cuman dongeng yang sering diceritain sama nenek saya mas.

    BalasHapus
  4. berbahagialah punya nenek yang bisa mewariskan cerita hebat...

    BalasHapus

Ayo, tinggalkan jejak... :)